Entry Meeting Evran: Wabup Ahmad Fadly Tekankan Pentingnya Efektivitas dan Efisiensi Anggaran

Dalam dunia pemerintahan, efektivitas dan efisiensi penganggaran menjadi aspek krusial yang tak bisa diabaikan. Pada hari Selasa, 7 April 2026, Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menghadiri Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (Evran) untuk tahun 2026, yang diselenggarakan di auditorium Gubernuran Sumatera Barat di Padang. Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan anggaran yang ada dan memastikan bahwa setiap sumber daya yang dikeluarkan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
Apresiasi Terhadap Evaluasi Anggaran
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadly mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumbar atas inisiatif mereka untuk melakukan evaluasi di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Tanah Datar. Dia menekankan pentingnya proses evaluasi ini untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Tujuan Utama BPKP
Wakil Bupati menjelaskan bahwa BPKP memiliki dua tujuan utama dalam evaluasi ini. Pertama, mereka akan mengkaji efektivitas penganggaran yang telah dilakukan di daerah, dan kedua, mereka akan menilai efisiensi dalam pemanfaatan anggaran tersebut. “Kami ingin memastikan apakah anggaran yang telah dialokasikan dapat mencapai hasil yang diinginkan dan sesuai dengan program yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Dia juga menambahkan bahwa BPKP akan memberikan bimbingan dan arahan yang diperlukan selama proses evaluasi berlangsung. Hal ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran mereka.
Harapan kepada OPD
Ahmad Fadly juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Tanah Datar untuk menyediakan data yang akurat dan sesuai dengan permintaan tim BPKP. “Sangat penting bagi kita untuk memberikan informasi yang sebenarnya agar evaluasi yang dilakukan dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat dan bermanfaat untuk pengembangan daerah,” ungkapnya.
Fokus Evaluasi Tahun 2026
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat, Arif Ardiyanyo, mengungkapkan bahwa evaluasi untuk tahun 2026 akan difokuskan pada lima sektor prioritas. Lima sektor tersebut meliputi:
- Pendidikan
- Kesehatan
- Pengentasan kemiskinan
- Penurunan stunting
- Ketahanan pangan
Arif menjelaskan bahwa tujuan dari evaluasi ini adalah untuk menilai efektivitas perencanaan dan penganggaran daerah, serta memastikan bahwa terdapat konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran. Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk mengukur sejauh mana prioritas pembangunan daerah selaras dengan kebijakan nasional.
Pelaksanaan Evran
Pelaksanaan evaluasi ini direncanakan berlangsung di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta 14 Kabupaten dan Kota dari tanggal 7 April hingga 5 Juni 2026. Arif menambahkan, melalui proses ini, diharapkan dapat ditemukan korelasi yang kuat antara program pemerintah pusat dan daerah, sebagaimana tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Rekomendasi Strategis untuk Belanja Daerah
Melalui proses evaluasi ini, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi strategis yang dapat meningkatkan kualitas belanja daerah. Menurut Arif, fokus utama adalah untuk memastikan bahwa pengeluaran anggaran lebih efisien, efektif, dan berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.
Pentingnya Evaluasi Program
Menanggapi paparan tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa evaluasi dari pihak independen seperti BPKP sangat penting. Sebagai kepala daerah, ia melihat evaluasi ini sebagai instrumen vital untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang disusun benar-benar selaras dengan tujuan pembangunan yang diharapkan.
“Evaluasi ini memberikan kita gambaran yang jelas tentang keberhasilan program-program yang telah dilaksanakan dan membantu kita untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki,” ujarnya. Hal ini menjadi sangat penting dalam rangka mencapai tujuan pembangunan daerah yang lebih baik.
Partisipasi Stakeholders
Dalam acara tersebut, turut hadir berbagai stakeholders, termasuk Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappedalitbang) Tanah Datar, Adriyanti Rustam, serta Inspektur Daerah, Helfy Rahmy Harun, dan beberapa instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran.
Dengan adanya kerjasama yang baik antar berbagai pihak, diharapkan evaluasi ini dapat memberikan hasil yang optimal dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Tanah Datar.





