Perjudian Tembak Ikan dan Roulette Marak di Deli Serdang, Diduga Ada Keterlibatan Oknum dan Lobi

Di Kabupaten Deli Serdang, khususnya di Kecamatan Batang Kuis, Tanjung Morawa, dan Namorambe, praktik perjudian yang menyaru sebagai permainan ketangkasan tembak ikan kembali marak. Bisnis ilegal ini diduga terlindungi berkat lobi yang dilakukan oleh oknum berinisial Dedi S, yang diduga telah menjalin hubungan dengan berbagai pihak penegak hukum, mulai dari tingkat Polsek hingga Polda Sumatera Utara. Keberadaan perjudian ini bukan hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan kriminalitas yang signifikan.
Maraknya Perjudian Tembak Ikan di Deli Serdang
Aktivitas perjudian tembak ikan telah menjadi sorotan di Deli Serdang. Di Kecamatan Tanjung Morawa, beberapa lokasi perjudian telah teridentifikasi, termasuk satu tempat di Desa Telagah Sari dan beberapa lainnya di Jalan Irian Gang Gabungan serta Desa Ujung Serdang. Informasi dari warga pada tanggal 6 April 2026, menunjukkan bahwa di Jalan Irian Gang Gabungan dan di warung Manurung di Desa Ujung Serdang juga terdapat mesin perjudian jenis roulette.
Lokasi dan Dampak Perjudian
Warga setempat mengungkapkan bahwa mesin roulette yang beroperasi di lokasi-lokasi tersebut mencetak omset yang sangat menggiurkan. Diperkirakan, omset harian dari mesin roulette ini dapat mencapai antara 15 hingga 20 juta rupiah. Hal ini menunjukkan besarnya potensi keuntungan yang dihasilkan dari praktik perjudian, yang tentu saja sangat merugikan masyarakat.
- Mesin roulette dapat menghasilkan omset harian hingga 20 juta rupiah.
- Kecamatan Tanjung Morawa menjadi pusat aktivitas perjudian.
- Beberapa lokasi perjudian teridentifikasi di Desa Telagah Sari dan Jalan Irian Gang Gabungan.
- Praktik perjudian beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
- Dampak sosial dari perjudian semakin terlihat nyata.
Lebih lanjut, warga melaporkan bahwa di balik bisnis yang disebut-sebut dikelola oleh Dedi S, terdapat keterlibatan oknum dari TNI yang bertugas di Kodam I/BB. Seorang sumber dari masyarakat menjelaskan bahwa banyak pekerja di lokasi perjudian tersebut merupakan anggota dari oknum tersebut, menimbulkan pertanyaan mengenai integritas aparat keamanan di daerah ini.
Dampak Sosial dan Kriminal dari Perjudian
Seiring dengan meningkatnya praktik perjudian tembak ikan, angka kriminalitas di sekitar area tersebut juga menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Masyarakat melaporkan adanya peningkatan kasus pencurian dan kemalingan yang berkaitan erat dengan aktivitas perjudian. Salah satu warga menyatakan, “Dengan kembalinya perjudian tembak ikan, kami mengalami peningkatan kasus pencurian.” Hal ini menunjukkan bahwa dampak negatif dari perjudian tidak hanya terbatas pada individu, tetapi juga merambah ke lingkungan sosial secara keseluruhan.
Kerusakan Rumah Tangga
Lebih dari sekadar angka kriminalitas, praktik perjudian ini juga berdampak pada keharmonisan rumah tangga. Banyak keluarga yang mengalami keruntuhan akibat anggota keluarga yang terjerat dalam perjudian. Suami dan anak-anak yang terlibat dalam perjudian seringkali mengabaikan tanggung jawab mereka, yang menyebabkan ketegangan dalam rumah tangga. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang ingin menjaga stabilitas sosial dalam komunitas mereka.
- Peningkatan kasus pencurian di area perjudian.
- Keluarga yang hancur akibat ketergantungan pada perjudian.
- Perjudian berdampak pada kesejahteraan sosial masyarakat.
- Korban perjudian sering kali berada dalam kondisi finansial yang sulit.
- Kesadaran masyarakat tentang bahaya perjudian semakin meningkat.
Respon dari Pihak Berwenang
Ketika dihubungi pada 6 April 2026, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, belum memberikan tanggapan terkait laporan mengenai perjudian tembak ikan yang marak di wilayah tersebut. Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik, juga tidak memberikan keterangan lebih lanjut meskipun telah berulang kali diminta untuk menjelaskan situasi ini. Ketidakpastian ini menunjukkan kurangnya tindakan konkret dari pihak berwenang dalam menanggulangi praktik perjudian ilegal yang meresahkan masyarakat.
Harapan untuk Penegakan Hukum
Masyarakat Deli Serdang berharap agar tindakan tegas dapat diambil oleh pihak berwenang untuk memberantas perjudian tembak ikan dan praktik ilegal lainnya. Penegakan hukum yang kuat diharapkan dapat mengembalikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk terus bersuara dan melaporkan aktivitas perjudian kepada pihak berwenang agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan.
- Masyarakat berharap tindakan tegas dari pihak berwenang.
- Penegakan hukum diperlukan untuk memberantas perjudian.
- Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan aktivitas ilegal sangat penting.
- Keberanian masyarakat untuk bersuara dapat membawa perubahan.
- Kepercayaan terhadap aparat hukum harus dipulihkan.
Dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya perjudian tembak ikan, diharapkan masyarakat dapat bersatu untuk melawan praktik ilegal ini. Hanya dengan kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwenang, diharapkan Deli Serdang dapat kembali menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi warganya. Masyarakat harus terus berupaya melawan praktik perjudian yang merusak dan menjaga integritas serta kesejahteraan komunitas mereka. Dengan demikian, harapan untuk masa depan yang lebih baik dapat terwujud.


